program volunteer ke luar negeri

Rencananyaprogram kuliah gratis ini akan dilanjutkan kembali, namun masih kepastian dibukanya beasiswa ke luar negeri ini masih menunggu kondisi daerah. Hal itu disampaikan oleh Bupati Badung I Menjadivolunteer (relawan) di tingkat internasional ternyata enggak mesti punya gelar atau uang yang banyak. Hal itu telah dibuktikan oleh cewek bernama Alira Dwipayana yang sejak SMA hingga kuliah sudah mengikuti berbagai event volunteer di luar negeri. Alira sempat bercerita soal pengalamannya menjadi volunteer di berbagai negara seperti Hongkong, Vietnam, dan Brazil di Twitter sampai viral. Pernahdengan yang namanya program volunteer atau kerja sukarela tapi bisa sambil traveling? Mau coba jadi volunteer ke luar negeri? Kalau jawaban kamu iya, Setidaknyaterdapat 4 pilihan kursus gratis yang banyak diminati oleh warga Indonesia, yaitu: 1. Korea Selatan. Korea Selatan merupakan salah satu negara yang banyak memberikan kursus gratis kepada Indonesia. Salah satu program yang menyediakan kursus ini adalah Global Korea Scholarship yang dimiliki oleh pemerintah Korea. AdaLarangan, Anggota DPRD Riau Tak Bisa Lagi ke Luar Negeri . Rabu, 03 Agustus 2022 10:37 WIB Bagikan Halaman Ini : Ilustrasi. PEKANBARU (CAKAPLAH) - Site De Rencontre Black Metisse Gratuit. Banyak yang beranggapan jika relawan atau volunteer hadir dan dibutuhkan jika terjadi bencana saja, misalnya ketika membantu evakuasi korban serta memberikan bantuan kebutuhan dasar ketika korban berada di penampungan. Bagi kamu yang ingin menjadi Volunteer, maka kamu wajib baca informasi ini. Karena Volunteer lebih luas dari anggapan itu. Pengertian VolunteerSiapa Saja yang Bisa Menjadi Volunteer?Apa Saja Kegiatan yang Membutuhkan Relawan?Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Untuk Menjadi Volunteer?1. Siapkan Hati, Mental dan Tenaga2. Pastikan memiliki waktu yang luang3. Pilih bidang yang Disukai4. Jangan Ragu Bertanya dan Menyampaikan Saran atau Ide5. Tetap Profesional Meskipun Tanpa BayaranKelebihan Menjadi Volunteer Pengertian Volunteer Berbeda dengan Sociopreneur, Volunteer adalah aktivitas yang dilakukan seseorang secara sukarela, tanpa mendapatkan tanda jasa fee atas tenaga, pemikiran, dan waktunya untuk tujuan tertentu. Contohnya seperti kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, kemanusiaan, dan lain sebagainya. Menurut Rotaract Club D3400, sebuah organisasi yang kegiatannya berfokus pada pengembangan kaum muda, para volunteer atau relawan ini tidak dibayar bukan karena tidak berharga, tetapi justru karena apa yang mereka lakukan tidak dapat dinilai secara materi. Siapa Saja yang Bisa Menjadi Volunteer? Siapapun orangnya, selama memiliki komitmen yang besar dan mulia untuk berkorban demi kebaikan sesama, maka bisa menjadi volunteer. Tidak pandang berapa usianya? Apa profesinya atau pengalamannya? Apalagi status sosialnya? Cukup dengan satu kata, yaitu komitmen. Apa Saja Kegiatan yang Membutuhkan Relawan? Banyak sekali kegiatan yang membutuhkan peran volunteer. Dalam kegiatan pendidikan misalnya, ada banyak komunitas masyarakat yang rajin mengadakan kegiatan non profit dan membutuhkan peran pekerja sukarela ini. Salah satunya adalah Kelas Inspirasi yang mengajak siapapun yang sudah bekerja untuk menjadi relawan pengajar selama satu hari. Para relawan ini diminta menceritakan profesi mereka di hadapan siswa-siswi sekolah dasar. Tujuannya, memberikan alternatif cita-cita yang lebih sesuai dan realistis kepada siswa-siswi sekolah dasar. Dalam kegiatan lingkungan, ada banyak sekali LSM lingkungan yang membutuhkan bantuan volunteer untuk melakukan sosialiasi kepada masyarakat atau petani mengenai program baru mereka yang bisa meningkatkan keuntungan petani Indonesia. Selain itu, para sukarelawan banyak dibutuhkan ketika terjadi bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, tsunami, dan lain sebagainya. Mereka membutuhkan volunteer yang bisa memasak, mengajak anak-anak bermain, mengumpulkan donasi, mengantarkan bantuan, memberikan pertolongan P3K, perawatan selama berada di pengungsian, terapi trauma dan banyak kegiatan lainnya. Mau mencoba menjadi volunteer ke luar negeri pun bisa, istilahnya global volunteer. Salah satu yang memfasilitasi kegiatan ini adalah AIESEC, sebuah organisasi global yang diperuntukkan bagi para generasi muda yang ingin mengeksplorasi dan mengembangkan potensi kepemimpinan. Organisasi ini telah berdiri sejak tahun 1948. Memiliki lebih dari 1 juta lulusan’ volunteer yang membawa dampak positif kepada dunia. Organisasi ini memang dikhususkan bagi kaum muda yang tertarik menjadi volunteer ke luar negeri. Ada banyak pilihan kegiatan yang bisa dipilih, semua kegiatan tersebut masih berkaitan dengan Sustainable Development Goals SDGs. Lama kegiatan kurang lebih 6-8 minggu. Salah satu alumni kegiatan ini adalah peraih Hadiah Nobel Perdamaian, Martti Ahtisaari dari Finlandia. Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Untuk Menjadi Volunteer? Pixabay 1. Siapkan Hati, Mental dan Tenaga Volunteer adalah mereka yang memiliki hati emas karena siap melakukan pekerjaan tanpa dibayar. Sebagian orang mengistilahkannya dengan panggilan hati. Pastikan sebelum menjadi sukarelawan, kamu memiliki panggilan hati agar apapun yang kamu kerjakan dilakukan dengan segenap hati. Menjadi volunteer juga berarti harus memiliki mental yang tahan banting. Karena di lapangan, banyak hal bisa terjadi. Satu dua kali pasti akan mendapatkan benturan dari pihak-pihak lain. Bersiaplah untuk menghadapi benturan dengan sabar dan telaten. Selain itu, menjadi volunteer pasti membutuhkan tenaga ekstra, apalagi jika bidang yang kamu pilih adalah tanggap bencana. Wajib bagi kamu untuk menjaga kesehatan agar bisa menjaga dan merawat sesama. 2. Pastikan memiliki waktu yang luang Kegiatan para volunteer membutuhkan waktu khusus tergantung kegiatan yang dipilih. Ada yang hanya satu hari, satu kali dalam seminggu, satu kali dalam sebulan, atau mungkin setiap hari selama sebulan, bahkan lebih. Jadi sebelum mendaftar menjadi volunteer, pastikan kamu memiliki waktu luang yang pas dengan kegiatan yang kamu pilih. Terlebih, bila kamu menjadi sukarelawan global. 3. Pilih bidang yang Disukai Melakukan kegiatan yang disukai menjadi syarat mutlak bagi seorang volunteer. Selama kamu menyukai kegiatan sosial yang kamu lakukan, kamu akan menikmati setiap detik yang kamu habiskan selama mengabdikan diri untuk sesama. Dengan begitu, ada banyak sekali kontribusi yang bisa kamu berikan dalam kegiatan sosialmu. 4. Jangan Ragu Bertanya dan Menyampaikan Saran atau Ide Bila ada yang tidak dipahami, jangan ragu untuk banyak bertanya. Ini untuk menghindari kesalahpahaman dalam mengerjakan pekerjaan. Selain itu, jangan pernah ragu untuk memberikan saran atau ide. Karena siapa tahu, perubahan yang jauh lebih baik justru berawal dari ide yang kamu sampaikan. 5. Tetap Profesional Meskipun Tanpa Bayaran Tidak mendapat fee atau gaji bukan berarti kamu bisa jadi volunteer yang sesuai suasana hati. Buktikan kalau kamu memang melakukan pekerjaan dengan segenap hati. Harus siap memberikan bantuan kapanpun, akan lebih bagus bila tanpa diminta tanggap. Kamu juga harus disiplin memberikan laporan progress dari pekerjaanmu. Tujuannya, bila ada masalah atau kesulitan, bisa segera di atasi tanpa harus membuang waktu. Pixabay Kelebihan Menjadi Volunteer Menjadi volunteer akan memberikan banyak manfaat, seperti Kaya pengalaman. Terlebih, pekerjaan ini mengharuskan kamu untuk bertemu dan menghadapi banyak orang dengan karakter yang berbeda. Sudah pasti pengalaman komunikasimu juga akan bertambah. Menjalin networking yang luas. Siapapun bisa menjadi volunteer memiliki kesempatan untuk bertemu dan bekerja sama dengan sesama bahkan dari latar belakang yang berbeda. Ada yang masih muda tapi sudah kaya pengalaman. Ada yang sudah berusia matang dengan segudang bisnis. Ada yang lulusan S2, bahkan S3 dari universitas ternama. Ada yang sudah menjadi volunteer ke beberapa negara, dan banyak lagi. Tentu, selain menambah sahabat, siapa tahu kamu juga bisa menjadi partner kerja atau bahkan rekan bisnis mereka. Membentuk jiwa sosial dan kepemimpinan. Tidak perlu diragukan lagi, menjadi volunteer akan menjadikanmu sebagai pribadi yang tangguh, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan menumbuhkan karakter kepemimpinan. Bertemu dengan banyak orang, menghadapi berbagai masalah, dan menikmati proses kerja sama tim dengan latar belakang yang berbeda akan membentuk diri menjadi pribadi yang baru. Ada momen di mana kamu diwajibkan mampu meng-organize diri kamu sendiri. Ada masanya kamu harus memimpin tim atau subjek pekerjaanmu. Misalnya, saat menjadi relawan pengajar. Kamu mau tidak mau harus menunjukan wibawa di depan para siswa yang bandel. Tugasmu untuk melumpuhkan hati mereka, membuat mereka mau menerima apa yang kamu ajarkan dan mengantarkan mereka menjadi pribadi yang lebih baik. Menambah portofolio atau resume pekerjaan. Jangan salah, perusahaan sekarang lebih suka memilih calon karyawan yang sudah memiliki banyak pengalaman sebagai volunteer. Karena para sukarelawan sudah terbiasa menghadapi berbagai karakter, permasalahan, dan terbiasa bekerja kreatif dalam mencari solusi. Ini menjadi nilai plus bagi soft skill yang tentunya akan mendukung penilaian terhadap hard skill kamu. Ternyata, ada banyak sekali manfaat menjadi sukarelawan. Semoga bisa menjadi volunteer yang handal! Ilustrasi volunteer Foto Dok. pxhereApakah kamu siswa atau mahasiswa berminat menjadi seorang volunteer relawan internasional? Selain bisa menambah pengalaman dan jejaring, kamu juga bisa nyambi jalan-jalan ke luar negeri, kamu berminat, enggak usah bingung. Mulailah mencari situs-situs di internet yang memberi kesempatan untuk ikut volunteering. Berikut kumparan rangkum tiga di namanya, situs ini menyediakan berbagai informasi tentang segala lowongan di bidang pendidikan yang sedang dibuka, khususnya untuk anak muda. Lowongan tersebut terdiri dari beasiswa, konferensi, penghargaan, kerja, magang, dan tentunya sini kamu bakal tahu seputar info lowongan terbaru yang dibuka dari seluruh penjuru negara serta tenggat pengumpulan aplikasi serupa dengan situs sebelumnya, Youthop memberikan informasi seputar lowongan pendidikan yang sifatnya umum, termasuk salah satunya volunteer. Ada juga informasi soal kompetisi internasional di mendapat informasi, kamu juga bisa membagikan event yang berkaitan dengan pendidikan di situs Youthop seperti konferensi, beasiswa, magang dan seperti situs sebelumnya, Global Volunteer memberikan informasi khusus untuk lowongan volunteer. Hanya saja programnya untuk segmen yang berbeda-beda. Kamu bisa ikut volunteer dengan memilih segmen khusus siswa dan mengikut volunteer lewat situs ini, kamu bakal diberi pelatihan dalam tiga sektor berkaitan dengan layanan volunteer yang akan diberikan yaitu bagaimana mengentaskan kelaparan, meningkatkan kualitas kesehatan, dan mendorong kognisi masyarakat. Daftar Beasiswa Volunteer dan Exchange ke Luar Negeri Apakah kamu bermimpi keluar negeri dengan beasiswa? Jika iya, daftar program berikut bisa kamu coba. Program beasiswa berikut adalah program volunteer hingga exchange atau pertukaran pelajar dengan tujuan ke berbagai negara. Kandidat yang dicari adalah masyarakat umum dari berbagai jenjang pendidikan. Namun, tentu saja ada batasan umur. Nah, bagi yang tertarik, silakan baca daftar beasiswa program volunteer dan exchange berikut ini. Untuk daftar beasiswa lain, silakan click disini. Baca juga Jasa Penerjemah Tersumpah Baca juga Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS Beasiswa International Millennial Summit Ke Malaysia Program pertama adalah beasiswa International Millennial Summit. Program ini diselenggarakan oleh Kami Foundation. Kami Foundation sendiri merupakan organisasi yang rutin menyelenggarakan program pertukaran. Kali ini daerah atau negara tujuan program ini adalah negara Malaysia. Kandidat yang dicari adalah mahasiswa, siswa, hingga karyawan dengan batasan umur 17 tahun sampai 30 tahun. Bagi yang lolos seleksi, kandidat akan menerima beasiswa penuh. Namun, bagi yang berlum lolos, akan ditawarkan beasiswa partial funded. Program ini sendiri membuka pendaftaran hingga 20 November 2022. Jika kamu penasaran dengan info selanjutnya, silakan click disini. Baca juga Daftar Beasiswa untuk Pelajar SMP dan SMA Dalam Negeri Deadline Bulan November 2022 Beasiswa Islamic Social Expedition ke Negara Asia Tenggara Selanjutnya, di urutan kedua, ada beasiswa Islamic Expedition. Program ini diselenggarakan oleh Give Society. Negara tujuan dari program ini adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Kegiatan yang akan kamu lakukan adalah kegiatan yang bersangkutan dengan pendidikan, kampanye kesehatan, Qur’an camp, Inspiring class, social art, tur kota, forum diskusi kepemudaan, dan mengunjungi ambassador untuk explorasi kebudayaan. Nah, program ini dibuka hingga 7 Desember 2022. Jadi, kamu masih memiliki waktu untuk mendaftar. Jika kamu tertarik, silakan baca informasi pendaftarannya disini. Baca juga Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri yang Masih Membuka Pendaftaran Beasiswa Program Pertukaran Pemuda Chapter Singapura Di urutan ketiga ada beasiswa program Pertukaran Pemuda chapter Singapura. Program ini diselenggarakan oleh IYMA Foundation. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan wawasan multicultural global serta konektifitas untuk mencetak generasi Indonesia yang inovatif, inspiratif, kritis, dan memiliki mental nasionalisme. Harapannya, kandidat dapat menjadi pemuda yang berdampak positif bagi Indonesia. Pendaftaran beasiswa ini terbuka untuk masyarakat umum minimal berumur 15 tahun sampai 35 tahun. Bagi kamu berminat, kamu masih memiliki waktu untuk mendaftar hingga tanggal 10 Desember 2022. Jika kamu ingin membaca informasinya lebih lanjut, silakan baca disini. Baca juga Rekomendasi Beasiswa Penuh untuk Kuliah S1 di Luar Negeri Post navigation Kata siapa yang go international cuma artis saja? Kamu yang masih berkuliah atau bersekolah pun memiliki kesempatan untuk go international, lho. Hmm... Dengan cara apa, ya? Well, kalau kamu ingin go international, kamu bisa banget nih, dengan study abroad sebagai seorang student exchange atau sebagai volunteer. Kalau student exchange ke luar negeri, pastinya sudah biasa, ya, tetapi, memangnya ada, ya, program volunteer yang sampai ke luar negeri? Wah, ada dong, gaes, pastinya! Kalau kamu penasaran, kamu bisa cek beberapa institusi atau lembaga volunteer seperti AIESEC, WWOOF, United Nations Volunteer dan sebagainya. Perlu kamu ketahui, nih, gaes, dengan mengikuti program volunteer ke luar negeri, kamu akan memiliki banyak manfaat, lho. Salah satu manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah mempercantik CV-mu yang nantinya akan dipamerkan kepada para HRD, hehe. Selain itu, kamu bisa belajar beradaptasi dengan kondisi budaya, lingkungan dan orang-orang yang berbeda banget denganmu, belajar berbahasa asing dan sebagainya. Dulu, waktu saya masih duduk di bangku kuliah, saya pernah mengikuti kegiatan yang satu ini, gaes. Setelah saya menyelesaikan program ini, saya merasa mendapatkan beberapa manfaat seperti memiliki teman dari berbagai negara, belajar berbahasa Inggris aktif baik itu tulisan maupun percakapan, jalan-jalan ke daerah dan negara baru, memiliki pengalaman volunteering dan sebagainya. Pokoknya, selain bermanfaat, pastinya seru banget, deh, gaes. Apakah kamu ingin mencoba volunteering ke luar negeri? Jika iya, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui, nih, sebelum kamu mengikuti volunteering ke luar negeri. Hmm... Hal apa saja, ya, yang harus kamu ketahui sebelum pergi ke luar negeri untuk melakukan program volunteer? 1. Ketahui organisasi atau institusi yang mengadakan kegiatan volunteer Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah kamu harus mencaritahu organisasi atau institusi yang mengadakan kegiatan tersebut. Hal ini perlu kamu cari tahu agar kamu bisa lihat, nih, track record dari institusi ini. Lho, memangnya kenapa, sih, harus liat track record dari institusinya? Well, ketika saya mau mengikuti volunteer pada saat saya duduk di bangku kuliah, saya harus cati tahu dulu nih, track record dari institusi yang membuat program volunteer tersebut. Saya mencaritahu terlebih dahulu agar saya mengetahui bagaimana aktivitas volunteer yang akan diadakan. Selain itu, saya juga mencari tahu negara-negara mana saja yang bisa saya kunjungi. Selain itu, kita juga harus tahu apakah institusi penyedia kegiatan volunteer ini merupakan institusi yang kredibel atau nggak. Jadi, kalau kamu ingin melakukan volunteer, cari tahu dulu, ya, tentang institusi tersebut. 2. Biaya mengikuti program volunteer Kalau ngomongin volunteering, pasti hampir semua dari kita yang menganggap bahwa kegiatan tersebut adalah gratis tanpa pungutan biaya apapun. Tetapi, ada, lho, beberapa institusi atau organisasi penyedia kegiatan volunteer yang memiliki biaya. Lho, kok, gitu? Kan kita akan membantu mereka melakukan suatu kegiatan, tetapi, kenapa kita yang harus membayar? Well, setiap institusi atau organisasi volunteer berbeda-beda, nih. Ada yang menerapkan biaya administratif untuk semua akomodasimu di negara tersebut dan ada juga yang memang untuk diberikan kepada orang membutuhkan dan terlibat pada kegiatan volunteer tersebut. Nah, maka dari itu, gaes, sebelum kamu melamar suatu aktivitas volunteering, cari tahu dulu, ya, terkait hal ini. Kalau biaya tersebut menggunakan mata uang asing, jangan lupa untuk hitung ke dalam mata uang kita, ya! 3. Kegiatan selama kamu volunteer Sebelum kamu volunteering di negara orang, kamu harus tahu dulu, nih, kegiatanmu selama volunteering. Jangan sampai kamu daftar suatu kegiatan volunteer tetapi nggak tahu akan kegiatannya, ya. Nah, karena kamu akan melakukan volunteer di luar negeri, ada baiknya kamu mengetahui kegiatannya terlebih dahulu dengan tujuan yaitu dapat mempersiapkan sesuatunya sebaik mungkin. Misalnya, kamu nggak tahu kalau salah satu acara volunteer-mu adalah fashion show baju tradisional negara. Nah, karena kamu nggak tahu, akhirnya kamu nggak membawa baju daerahmu. Kalau sudah kayak gitu, siapa yang repot? Sudah berada di luar negeri untuk volunteer, eh, malah ketinggalan baju, susah deh, nyarinya. 4. Ketahui biaya hidup di negara tujuanmu Ketika kamu melakukan volunteer, ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi dan berkaitan dengan masalah biaya hidup. Yang pertama, kamu nggak dimintai sejumlah biaya untuk akomodasimu tetapi kamu harus memenuhi akomodasimu oleh uang pribadi. Yang kedua, kamu dimintai biaya dan dipenuhi masalah biaya akomodasimu. Yang ketiga, kamu dipungut biaya tapi kamu juga yang memenuhi akomodasimu. Nah, apapun yang terjadi, kamu harus tahu biaya hidup di negara tujuanmu untuk volunteer. Ketika kamu mengetahui berapa biaya hidupmu selama volunteering di negara tujuanmu, setidaknya, kamu bisa menabung agar kamu memiliki cukup uang untuk memenuhi akomodasimu selama di negara tujuan. Dulu, waktu saya akan mrlakuakn volunteering ke luar negeri, saya berusaha untuk mencaritahu harga makanan, minuman, sim card dan barang-barang lainnya yang akan saya perlukan selama disana. Nah, kamu bisa mencari ini dengan membaca berbagai macam artikel yang tersedia di mesin pencari. Dengan begitu, kamu pun akhirnya bisa mengestimasikan budget yang akan kamu perlukan. 5. Ketahui berapa lama pembuatan visa-mu Yesh! Ini nih yang paling penting! Ketika kamu ingin volunteering ke luar negeri, kamu harus tahu apakah negara tujuanmu membutuhkan visa yang harus diurus dari negara asal atau hanya cukup dengan visa on arrival. Kalau ternyata kamu memerlukan visa yang harus diurus dari negara asal, kamu harus tahu juga berapa lama proses pembuatannya. Jangan sampai, sudah waktunya kamu berangkat tetapi visamu belum jadi dibuat. Hal penting lainnya, kamu juga harus tahu tentang berapa lama visa tersebut bisa digunakan. Kalau kamu akan melakukan volunteer selama dua bulan tetapi ternyata satu visa hanya bisa digunakan selama satu bulan, maka, kamu harus membeli dua visa, gaes. Nah, hal yang satu ini merupakan hal yang sangat penting tapi banyak dilupakan atau ditunda pengurusannya oleh mereka yang ingin pergi volunteering atau study exchange ke luar negeri. Kamu jangan kayaj gitu, ya, gaes, agar kamu nggak kerepotan selama volunteer di negara tujuanmu. *** Nah, itu dia lima hal yang perlu banget kamu ketahui sebelum kamu pergi untuk program volunteering di luar negeri. kelima hal di atas merupakan basic yang wajib banget untuk kamu ketahui. Kalau kamu nggak mengetahui kelima hal di atas, mungkin, kamu akan kesulitan ketika kamu ingin mendaftar program volunteer tersebut atau kamu akan merasa kesulitan ketika kamu sudah berada di negara tujuanmu. Maka dari itu, gaes, kalau kamu mau mengikuti kegiatan volunteer ke luar negeri, mulai dari sekarang, yuk, mulai mencsri informasi terkait lima hal di atas. Menyiapkan sesuatu dari awal akan membuatmu lebih mudah dalam mengikuti kegiatan tersebut, lho, jadi jangan malas mencari informasi, ya! Baca juga 6 Karakteristik yang Harus Kamu Miliki Jika Ingin Menjadi Sukarelawan Keren! Nggak Hanya Sekedar Membantu Gratisan, Inilah 5 Manfaat Besar Menjadi Relawan 5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Siap Menjadi Relawan Sumber gambar Pernah dengan yang namanya program volunteer atau kerja sukarela tapi bisa sambil traveling? Mau coba jadi volunteer ke luar negeri? Kalau jawaban kamu iya, berarti kamu harus coba cari di Helpx, Workaway, dan WWOOF! Maksudnya volunteering sambil jalan-jalan itu apa sih? Mungkin istilah ini masih terdengar asing bagi kalian. Program volunteer sendiri dapat diartikan sebagai kerja sukarela, alias tidak dapat duit. Tapi, banyak orang yang tertarik melakukan program volunteering karena bisa mendapatkan pengalaman yang seru dan berbeda. Kalau saya pribadi suka pakai cara ini agar bisa traveling hemat. Saya orangnya memang senang traveling ke luar negeri dan menghabiskan waktu yang cukup lama untuk mengenal tentang kebudayaan lokal sana. Dengan jadi volunteer, saya bisa menghemat biaya karena bisa mendapat tempat tinggal gratis, makan gratis, kadang dikasih uang saku walaupun tidak banyak. Selain itu saya juga dapat pengalaman baru, ketemu teman-teman baru, dan bisa explore kota atau negara tersebut. Kok enak sih bisa gratis semua? Tentunya kamu harus memberikan sesuatu sebagai imbalannya, yaitu waktu dan tenaga. Apa saja yang bisa kamu kerjakan sebagai seorang volunteer? Kerjaannya cukup beragam. Biasanya kamu akan diminta untuk kerja sekitar 4-6 jam per hari, dan sisanya bebas mau kamu pakai untuk ngapain aja. Tergantung kesepakan dengan “host” atau pemberi kerja aja sih. Tugas-tugas yang harus kamu lakukan selama mengikuti program volunteer ini juga udah dikasih tau sebelumnya. Beberapa kerjaan yang bisa kamu pilih seperti Kerja di perkebunan Kerja di hostel Mengajar bahasa untuk anak kecil Bantu bikin website Konstruksi Jaga binatang peliharaan Pokoknya banyak deh! Nanti kamu tinggal pilih aja mana yang cocok dan sesuai. Baca juga Pekerjaan yang Bisa Membawa Kamu Keliling Dunia! Anjing-anjing lucu yang pernah saya jaga di Bali Bagaimana cara daftar program volunteer ini? Makin tertarik untuk cobain program volunteering sambil traveling? Baca terus karena saya akan memberi tahu cara untuk daftar program volunteer ini! 1. Cari program volunteer melalui situs penyedia Workaway, Helpx, atau WWOOF Pertama, kamu bisa cari melalui situs yang menghubungkan antara host dan volunteer. Ada tiga situs yang sangat populer untuk mencari program volunteer yaitu Workaway USD 44/year Rp 628,000 Helpx USD 26 / 2 year Rp 371,000 WWOOF USD 40 – 72/year Rp 571,000 – 1juta Tampilan website workaway Saya sendiri sudah pernah menggunakan Workaway dan Helpx. Kalau WWOOF belum pernah karena kerjaan di sana rata-rata memang dikhususkan untuk di organic farm. Nah, untuk lihat-lihat deskripsi pekerjaan sih gratis tanpa harus membuka akun. Tapi, kalau kamu pengen menghubungi host, kamu harus membuat akun dan membayar biaya membership sesuai dengan harga di atas. Kalau dihitung-hitung cukup terjangkau ya, apalagi kalau kita volunteernya lumayan lama sekitar 2 minggu – 1 bulan. Dan membership-nya juga berlaku selama 1-2 tahun, jadi kamu bisa mendaftar program volunteer lebih dari sekali. Baca juga Persiapan Sesudah Sampai di Australia dengan Program WHV 2. Baca deskripsi pekerjaan dan requirement yang diminta Cari aja sesuai dengan negara tujuan yang pengen kamu datangi, terus cek list host yang menawarkan program volunteer. Ohya, program ini tersedia di banyak negara di seluruh dunia ya, Indonesia juga ada. Baca deskripsi pekerjaan dan requirement yang diminta, misalnya seperti Minimum stay berapa lama? rata-rata minimal 2 minggu Apa saja yang harus kamu kerjakan? Berapa jam kamu harus kerja per hari, berapa hari libur-nya? Apa saja yang disediakan oleh host? Jenis akomodasi yang disediakan oleh host? apakah sharing atau kamar sendiri? Review dari volunteer lain yang sudah pernah kerja di sana? Lihat foto-foto untuk mengenal tentang host. Lengkap sih biasa dijelaskan di situs tersebut, jadi kamu bisa baca-baca dulu dan pilih yang mana yang sesuai. Contoh deskripsi pekerjaan di situs Helpx 3. Menghubungi host Setelah ketemu yang cocok, kamu bisa menghubungi host. Tapi ingat, harus join membership di situsnya dulu baru bisa mengirim pesan ke host. Ketika mengirim pesan, kenalkan diri kamu dan ceritakan ketertarikan kamu untuk menjadi volunteer di sana. Sebutkan berapa lama kamu mau stay di sana, dan juga apa saja skill yang kamu punya yang cocok dengan pekerjaan yang mereka butuhkan. Saling berkomunikasi saja bagaimana arrangement-nya, dan kalau cocok ya kamu tinggal berangkat ke sana. Kalau belum cocok, kamu bisa cari lagi yang lain dan kirim pesan ke host lain. Baca juga Pengalaman Ikut Program Au Pair di Luar Negeri 4. Berangkat ke sana dan melakukan melakukan pekerjaan yang diminta Nah, setelah berkoordinasi dengan host, kamu tinggal berangkat ke sana deh! Dari pengalaman saya, satu host bisa menerima beberapa volunteer lain juga, jadi bisa kenalan dengan teman baru. Sambil kerja, sambil eksplor. Kerjakan apa yang diminta, jangan malas-malasan ya mentang-mentang udah dapet tempat tinggal gratis, hehe. Dapatkan kupon di VoucherCodesID untuk mendapatkan diskon menarik saat belanja perlengkapan traveling online! Pengalaman saya ikut pengalaman volunteer Saya cukup sering menggunakan situs Workaway atau Helpx untuk mencari program volunteer, terutama ketika traveling ke luar negeri. Selama ini program volunteer yang pernah saya lakukan adalah 1. Kerja di hostel Malaysia dan Taiwan Kerjaan di hostel cukup santai, kalau ga jadi resepsionis, jadi yang bersih-bersihin kamar. Serunya kerja di hostel adalah kita bisa ketemu traveler lain yang menginap dan bisa berinterasi dengan mereka. Seru sih, apalagi di Kuala Lumpur karena hostelnya pas di Bukit Bintang jadi pas lagi ga kerja saya bisa eksplor pusat kota. Nongkrong bareng tamu-tamu hostel 2. Kerja di kebun Bali dan China Saya pribadi lebih suka kerja di kebun atau di area pedesaan karena jauh lebih tenang. Ya walaupun harus sedikit kotor-kotor dan menggunakan lebih capek, tapi seru aja. Saya dua kali kerja di perkebunan di Sichuan, China karena memang cukup dekat dengan kota tempat tinggal saya pas saya sedang kuliah S2 di China. Pas libur semester panjang, saya bisa stay 2-3 minggu di area perkebunan. Yang satu sebenarnya lebih ke kebun wisata, jadi kerjaan saya selain di kebun, juga membawa tamu untuk keliling dan melakukan aktifitas di area perkebunan. Yang di kebun satunya lagi, kerjaan saya lebih ke marketing, jadi bantuin update website dan juga desain poster. Di Bali kerjaan saya lebih seru lagi karena saya dapat host yang memiliki villa pribadi yang gede banget. Anehnya, host-nya lagi ga ada, jadi volunteer lain yang lebih senior yang mengarahkan volunteer baru untuk melakukan apa yang harus dikerjakan. Di villa ini ada 4 anjing, 4 kucing, 30 lebih ayam. Jadi selain cabutin rumput dan potong-potong ranting pohon, saya juga harus bawa anjing jalan-jalan. Baca juga Kerja Sambil Jalan-Jalan Sebagai Pramugari Bersama teman-teman volunteer di Bali 3. Mengajar Bahasa Inggris Kamboja Di Kamboja saya juga pernah menjadi volunteer ngajarin anak kecil Bahasa Inggris. Penutup Seru banget sih ikutan program volunteer keluar negeri – bisa dapat pengalaman baru, ketemu teman-teman baru, bisa eksplor tempat baru, traveling jadi lebih hemat juga. Tertarik untuk mencoba? Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi kamu yang ingin mencari program volunteer ke luar negeri! Nonanomad bekerjasama dengan partner lain melalui program afiliasi. Yang berarti jika kamu booking melalui link di artikel ini, Nonanomad akan mendapat komisi tanpa kamu harus membayar lebih. Nah, dengan cara ini kami dapat terus menulis artikel tentang traveling. Jika artikel ini bermanfaat tolong di share ya di sosmed kamu. Menggunakan foto atau gambar dari situs ini diperbolehkan, asalkan sertakan juga ya link back ke situs Nonanomad. Terima kasih. Post Views 1,920

program volunteer ke luar negeri